Wednesday, September 24, 2014

Memastikan Arah Benar Demokrasi Indonesia


Oleh : Muhammad Yusuf
Departemen PPPA HmI komisariat FE UNIMED

 

Demokrasi kita sejatinya dibangun diatas kekuasaan rakyat yang mensejahterakan dan memberikan keadilan yang semestinya dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wacana tentang pemilihan kepala daerah langsung atau tidak langsung kini mulai dibuka kembali di DPR,bukan masalah baru memang ,wacana tentang pemilihan kepala daerah langsung atau tidak lansung seperti ini sudah ada sebelumnya dan  terus bergulir  pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediyono pada tahun 2012 lalu ,namun hingga saat ini wacana tersebut belum menemukan titik terang  lantaran adanya  Pro dan Kontra ,baik itu di kalangan  DPR sendiri maupun pada masyarakat luas.

Secara Politis inisiatif ini diambil oleh koalisi partai yang tergabung dalam Koalisi merah putih. .Mereka memilih usulan agar pilkada diselenggarakan secara tidak langsung , baik pilkada gubernur, bupati maupun wali kota. Mereka menilai Pemilukada secara langsung adalah bidang politik yang memerlukan biaya mahal ,selain itu Pemilukada  secara langsung juga belum terbukti ampuh dalam menyaring para pemimpin yang bersih.

Pada babak baru pemerintahan  Pasca  Orde baru ,indonesia mengalami lompatan yang luarbiasa pada bidang demokrasi.Indonesia tercatat sebagai negara yang paling demokrasi ketiga terbesar didunia,dan terbesar pertama di kalangan dunia Islam.Jabatan eksekutif mulai dari kepala desa hingga presiden telah dilakukan melalui pemilihan suara secara langsung,kecuali camat.Mekanisme ini belum banyak ditempuh negara-negara lain didunia,termasuk  negara-negara Islam. Lantaran pencapaian demokrasinya ,Internasional Association of Political Consultants menganugerahkan Democracy Medal Award kepada Indonesia.IAPC adalah organisasi antar bangsa yang bermaksud mempromosikan demokrasi diseluruh dunia.Penghargaan tersebut merupakan pengakuan masyarakat Internasional terhadap seluruh rakyat Indonesia yang telah berhasil mengembangkan dan melaksanakan struktur demokrasi dengan baik ( Fajar Baru Islam Indonesia ).

Meskipun demikian, perjalanan panjang demokrasi kita tidak semata-mata terbebas dari beragam  macam catatan buruk.Akan tetapi kita juga harus tahu bahwa ; Beragam catatan buruk yang timbul dari pemerintahan kita bukan semata – mata disebabkan oleh sistem demokrasi yang kita jalankan saat ini ,melainkan orang-orang yang kita pilih lah yang sesungguhnya  membuat sistem ini kelihatan tidak baik.

Proses pemilukada secara langsung yang terjadi selama ini membuat rakyat mengerti akan arti demokrasi yang sesungguhnya,hal ini tercermin dari begitu antusiasnya animo masyarakat untuk datang ketempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih secara langsung pemimpinnya.

Wacana tentang pemilihan Kepala daerah secara tidak langsung bukan hanya sebagai langkah mundur dalam pengembangan demokrasi kita,pemilukada di DPRD juga menjadi Parameter kemunduran bangsa ini akan pengakuannya terhadap kedaulatan rakyat yang semestinya.

Demokrasi kita sejatinya harus dibangun atas Kekuasaan rakyat ,rakyat lah yang menentukan arah demokrasi bangsa ini kedepannya, karena sebuah bangsa yang besar adalah bangsa yang tumbuh diatas kedaulatan  rakyat  sebagai sebuah bentuk legitimasinya.Biarkan rakyat yang menentukan arah demokrasinya karena Rakyat  juga merupakan sebuah alasan  mengapa negara ini ada.



No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.