Assalamualaikum hay sahabat bloger ketemu lagi nih di blog saya. Nah pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang mandi wajib. Mandi wajib atau yang sering kita kenal dengan mandi junub adalah mandi yang diwajibkan untuk membersihkan hadas besar dan hadas kecil. Adapun sebab-sebab mandi wajib antara lain adalah berikut :
- Berhubungan suami istri (bersetubuh), baik keluar air mani maupun tidak.
- Keluar air mani (ejakulasi) karena mimpi basah atau sebab lainnya.
- Selesai haid (menstruasi) bagi perempuan.
- Selesai nifas (darah pasca-melahirkan).
- Nifas atau melahirkan.
Mandi wajib ini sangat diwajibkan apa bila kita mengalami salah satu dari sebeb-sebab diatas. Mandi wajib ini merupakan syarat sah agar seorang Muslim dapat kembali melakukan ibadah wajib seperti salat, membaca Al-Qur'an, dan puasa, tanpa mandi wajib maka kita tidak boleh melakukan ibadah wajib sebagimana yang dijelaskan sebelumnya. Nah tahukah kamu bagaimana tatacara mandi wajib ?, yuk simak ulasan berikut ini untuk mengetahui secara detail bagaimana tata cara mandi wajib.
Tata Cara Mandi Wajib
Mandi wajib bukan sekadar membersihkan diri, melainkan ibadah yang harus mengikuti panduan dan sunah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam."Agar hadas besar luruh dengan sempurna, mari pastikan mandi wajib kita senantiasa bersandar pada tata cara yang telah dituntunkan oleh Baginda Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِى الْمَاءِ ، فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعَرِهِ ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ
Artinya: “Dari Aisyah, istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan membasuh kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudu sebagaimana wudu untuk salat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari No. 248 dan Muslim No. 316).
Berdasarkan hadis riwayat Sayyidah Aisyah r.a., berikut adalah tahapan mandi wajib yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW secara berurutan, beserta amalan sunah pelengkapnya agar ibadah kita semakin sempurna:
1. Membaca Niat dan Basmalah
Memulai di dalam hati untuk menghilangkan hadas besar.
Mengucapkan Bismillah sebagai awal keberkahan. dan berniat (Lafal niat junub: Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal janabati fardhal lillaahi ta'aala.)
2. Membasuh Kedua Telapak Tangan Mencuci tangan sebanyak tiga kali sebelum masuk ke wadah air.
3. Membersihkan Kotoran dan Kemaluan Membasuh bagian tubuh yang terkena najis menggunakan tangan kiri.
4. Mencuci kembali tangan kiri dengan sabun hingga bersih.
5. Berwudu secara Sempurna Melakukan wudu persis seperti wudu sebelum mendirikan salat.
6. Menyela dan Menggosok Kulit Kepala dengan cara Memasukkan jari-jari tangan yang basah ke sela-sela rambut.Menggosok kulit kepala hingga air menyentuh pangkal rambut.
7. Menyiram Kepala Tiga Kali dengan cara Menyiramkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali cidukan.
8. Meratakan Air ke Seluruh Tubuh dengan cara Mengalirkan air ke semua bagian kulit dan rambut. Mendahulukan anggota tubuh bagian kanan, lalu kiri. Memastikan lipatan tubuh seperti ketiak dan pusar terbasuh air.
Demikian pembahasan lengkap mengenai tata cara mandi wajib, semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin 😊