Hotel
De Boer merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada
di kota Medan. Gedung peninggalan Hindia-Belanda ini terletak di jalan balai
kota, tepatnya bersebelahan dengan Kantor Bank Indonesia (BI) Regional satu
Sumatera Utara.
Dalam proses
sejarahnya, Hotel De Boer dibangun
pada tahun 1909. Nama hotel ini dibuat sesuai dengan nama pemiliknya yaitu
Herman De Boer yang datang ke Medan pada tahun 1899. Pada awalnya hotel ini
terdiri dari dua lantai yang terdiri dari sebuah restaurant,sebuah bar dan
tujuh ruang tamu. Selain itu, dahulunya Hotel
De Boer merupakan hotel yang pertama sekali di Asia Tenggara yang pada setiap
kamarnya memakai kawat nyamuk.
Pada tahun 1935 Hotel De Boer dijual dan diambil alih
oleh pemerintah Indonesia. Pada perkembangan selanjutnya hotel ini kemudian
berganti nama menjadi Hotel Dharma Bakti atau Inna Dharma Deli. Hotel ini
berkembang dengan sangat pesat, banyak diantara wisatawan dan masyarakat luar
kota yang datang ke Medan untuk berbisnis dan keperluan lainnya menginap di
hotel tersebut.
Mengingat perkembangan
pengunjung hotel yang kian hari mengalami peningkatan. Hotel Dharma Bakti atau
Inna Dharma Deli ini kemudian di perbesar dan ditinggikan menjadi delapan
lantai dan menggabungkannya dengan bangunan lama yang berada tepat di sebelah
kanan bangunan tersebut.
Hotel ini tentu bukan
hanya sekedar tempat menginap untuk melepas penat semata melainkan hotel ini
juga merupakan salah satu bangunan bersejarah yang kaya arti sejarah didalammnya.
Oleh karena itu jika anda berkunjung ke kota Medan. Hotel ini sangat layak bagi
anda untuk anda menginap serta belajar tentang masa lalu bersamanya. Selain
itu, disekitar lokasi hotel tersebut juga terdapat bangunan-bangunan bersejarah
lainnya seperi eks De Javasche Bank dan
eks Kantor BalaiKota Lama.
Daftar
Pustaka
Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan. Jelajah Medan Heritage. Visit Medan Years
2013.
Surapati
, Syarifuddin. 2014, “Sejarah Bangunan-Bangunan Bersejarah Sebagai Sumber
Pembelajaran Sejarah Di Kota Medan. Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Medan.
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.